|
Assalamualaikum,
Cerita keluarga kami dimulai dari Kakek dan Nenek kami tercinta H. Syafril Umar Ali (Anih) dan Hj. Rachel Soerjadi (Uneh/Aeng) yang menurut cerita Om dan Tante kami (anak-anak mereka-Adm) bertemu di dalam trem dalam kota Jakarta dulu sejarah keluarga Aeng bermulai. Anih yang berdarah Padang Pariaman bertemu dengan Uneh yang berdarah Jawa yang pada jaman itu menimbulkan kontroversi yang cukup besar.
Dari perkawinan mereka berdua lahirlah 8 anak yaitu Imam Negoro (Istri Mimi), Bunda Sri (Cacis) (Suami Sugiri Suganda), Dipo Alam (Istri Niniek), Rama Boedi (Istri Endang Wibawati), Rasyaf .....(Alau), Reno .... (Suami Boy Hakim), Dewi .... (Suami Syachwien Adenan), Ali Surya (Istri Dewi Malci). Dari anak-anak mereka lahir lagi kami sebagai generasi ke tiga (Urut dari Om dan Tante yang paling tua) Nia Suniasih (Suami Ratmin), Syara Destari, Rangga Lawe Suryasaladin, Iresh ... (Suami Tatsuya), Imesh Prameswari, Dian Alam (Suami Oscar), Rika Alam, M. Teguh Pribadi (Istri Dahlia), M. Harsya Pambudi, Raras Ayu Pratama (Suami Andi Agus Salim), Agung Satria, Reza (Eto), Nisa (Dede), Tasya.
Kami pun dari generasi ke tiga sudah mempunyai anak kami yang menjadi Cicit dari Anih dan Uneh (Kembali di urut dari Om dan Tante yang paling Tua) Puti Naswa ... (Wawa), Yusuf Ardi ... (Ardi/Ucup), M. Yudhaka Balawan (Yodha), Rania ... yang akan terus membawa nama keluarga Anih dan Uneh.
Kira-kira beginilah sekilas tentang keluarga Aeng, mungkin masih banyak yang kurang lengkap baik itu dari segi nama maupun latar belakang masing-masing personel Aeng. Tapi itu semua akan kami Update sesuai dengan berjalannya Website ini.
Wassalam
|